Bawang Putih Antivirus Alami

 

Bawang Putih Alami

Bawang Putih, orang Indonesia mana yang tak kenal dengan produk wajib yang hampir pasti tersedia di semua dapur keluarga ini. Tapi tahukah bahwa Bawang Putih juga memiliki manfaat pengobatan yang telah dikenal sejak dahulu kala sebagai Antiseptik, antijamur, antibakteri, antibiotik juga Antivirus Alami?

Dengan sejarah penggunaan oleh manusia selama lebih dari 7.000 tahun, tumbuh di Asia Tengah,dan sudah lama menjadi bahan makanan dan bumbu umum di Asia, Afrika, dan Eropa. Dikenal di dalam catatan Mesir kuno, digunakan baik sebagai campuran masakan maupun pengobatan, sebagai bahan ramuan untuk mempertahankan stamina tubuh para pekerja dan olahragawan. Dalam catatan Roma Kuno, bawang putih dikenal sebagai “bahan makanan orang miskin” karena banyak dikonsumsi sebagai makanan oleh para budak dan tentara. Bangsa Sumeria telah mengenal bawang putih untuk pengobatan, sekitar tahun 2600–2100 SM. Orang Yahudi kuno mempelajari pemanfaatan bawang putih dari Bangsa Mesir dan menyebarkannya ke semenanjung Arab. Penduduk Cina dan Korea dalam tradisi budaya kunonya sudah biasa memanfaatkan bawang putih sebagai obat dan pengusir roh jahat .

 

Morfologi Bawang Putih

Termasuk dalam familia Liliaceae. Tanaman ini memiliki beberapa nama lokal, yaitu: 

  • dason putih (Minangkabau), 
  • bawang bodas (Sunda), 
  • bawang (Jawa Tengah),
  • bhabang poote (Madura),
  • kasuna (Bali), 
  • lasuna mawura (Minahasa), 
  • bawa badudo (Ternate), dan 
  • bawa fiufer (Irian Jaya) .

Bawang putih merupakan tanaman herba parenial yang membentuk umbi lapis. Tanaman ini tumbuh secara berumpun dan berdiri tegak sampai setinggi 30-75 cm. Batang yang nampak di atas permukaan tanah adalah batang semu yang terdiri dari pelepah–pelepah daun. Sedangkan batang yang sebenarnya berada di dalam tanah. Dari pangkal batang tumbuh akar berbentuk serabut kecil yang banyak dengan panjang kurang dari 10 cm. Akar yang tumbuh pada batang pokok bersifat rudimenter, berfungsi sebagai alat penghisap makanan

Bawang putih membentuk umbi lapis berwarna putih. Sebuah umbi terdiri dari 8–20 siung (anak bawang). Antara siung satu dengan yang lainnya dipisahkan oleh kulit tipis dan liat, serta membentuk satu kesatuan yang kuat dan rapat. Di dalam siung terdapat lembaga yang dapat tumbuh menerobos pucuk siung menjadi tunas baru, serta daging pembungkus lembaga yang berfungsi sebagai pelindung sekaligus gudang persediaan makanan. Bagian dasar umbi pada hakikatnya adalah batang pokok yang mengalami alih fungsi (rudimentasi).

Helai daun bawang putih berbentuk pita, dengan panjang yang dapat mencapai 30–60 cm serta lebar 1–2,5 cm. Jumlah daun 7–10 helai setiap tanaman. Pelepah daun panjang, merupakan satu kesatuan yang membentuk batang semu. Bunga merupakan bunga majemuk yang tersusun membulat; membentuk infloresensi payung dengan diameter 4–9 cm. Perhiasan bunga berupa tenda bunga dengan 6 kepala berbentuk bulat telur. Stamen berjumlah 6, dengan panjang filamen 4–5 mm, bertumpu pada dasar perhiasan bunga. Ovarium superior, tersusun atas 3 ruangan. Buah kecil berbentuk kapsul loculicidal.

Bawang putih umumnya tumbuh di dataran tinggi, tetapi varietas tertentu mampu tumbuh di dataran rendah. Tanah yang bertekstur lempung berpasir atau lempung berdebu dengan pH netral menjadi media tumbuh yang baik. Lahan tanaman ini tidak boleh tergenang air. Suhu yang cocok untuk budidaya di dataran tinggi berkisar antara 20°C–25°C dengan curah hujan sekitar 1.200–2.400 mm pertahun, sedangkan suhu untuk dataran rendah berkisar antara 27°C–30°C

 

Kandungan Nutrisi dan Kimiawi

Kandungan kimia dari Allium sativum L. yang memiliki aktivitas biologi dan bermanfaat dalam pengobatan adalah senyawa organosulfur. Kandungan senyawa organosulfur ini antara lain:

  • Senyawa S-ak(en)-il-L-Sistein sulfoksida (ACSOs), contohnya alliin (alinase) dan γ-glutamilsistein, senyawa yang paling banyak terdapat dalam bawang putih. Alliin bertanggung jawab pada bau dan citarasa bawang putih, asam amino yang mengandung sulfur, dan digunakan sebagai prekusor allicin. Alliin dan senyawa sulfoksida yang lain, kecuali sikloalliin, segera berubah menjadi senyawa thiosulfinat, seperti allicin, dengan bantuan enzim alliinase ketika bawang putih segar dicincang, dipotong, maupun dikunyah secara langsung. Alliin memiliki potensi sebagai antibakteri.
  • Senyawa sulfur yang volatil seperti allicin. Allicin merupakan senyawa yang kurang stabil, adanya pengaruh air panas, oksigen udara, dan lingkungan basa, mudah sekali terdekomposisi menjadi senyawa sulfur yang lain seperti dialil sulfida. Allicin adalah senyawa yang mudah menguap yang bertahan hanya beberapa jam. Ini adalah antibiotik alami yang kuat – sekitar seperlimapuluh sama kuatnya dengan penisilin – dan juga memiliki sifat anti-jamur dan Antivirus bersifat Alami. Karenanya dikenal Bawang Putih Antivirus Alami
  • Senyawa sulfur yang larut dalam lemak seperti diallyl sulfide (DAS) dan diallyl disulfide (DADS).
  • Senyawa sulfur larut air yang non volatil seperti S- allil sistein (SAC), yang terbentuk dari reaksi enzimatik γ-glutamilsisteine ketika bawang putih diekstraksi dengan air. SAC banyak terdapat dalam berbagai macam sediaan bawang putih, merupakan senyawa yang memiliki aktivitas biologis, sehingga adanya SAC dalam sediaan bawang putih sering dijadikan standar bahwa sediaan bawang putih tersebut layak dikonsumsi atau tidak.

Manfaat Farmakologis

Cara paling Umum untuk mengkonsumsi dan mendapatkan manfaat medis dari Bawang putih adalah dengan menggunakan bawang putih segar sebagai bahannya, lebih baik lagi bila dapat memperoleh tanaman ini dalam kondisi yang masih sedang dalam “pertumbuhan”. Pilih beberapa 2-3 siung bawang putih, tumbuk lalu campurkan dengan minyak zaitun murni (virgin olive oil) dan ditambah sedikit garam.

 

Kolesterol

Banyak penelitian medis mengkonfirmasi bahwa bawang putih dalam beberapa bentuk dapat mengurangi kolesterol. Dalam studi terbaru, menggunakan pil bawang putih dan plasebo, para peneliti di Universitas Oxford mencatat penurunan 12 persen dalam total kolesterol.

Penyakit arteri koroner disebabkan oleh penumpukan plak di dalam sistem arteri. Penelitian telah menemukan bahwa bawang putih tampaknya menghambat pertumbuhan baru plak. Konsumsi 1-2 siung bawang putih mentah per hari atau sekitar 300 miligram bubuk ekstrak bawang putih dalam bentuk tablet sebagai dosis umum yang direkomendasikan. Cara lain adalah dengan membuat Jus Bawang Putih yang dicampur dengan seledri.

 

Kehamilan

Penelitian dari ahli kandungan di Rumah Sakit Chelsea dan Westminster London menunjukkan bahwa mengambil bawang putih selama kehamilan dapat mengurangi risiko preeklampsia, suatu kondisi berbahaya yang berpotensi mempengaruhi satu dari sepuluh wanita hamil dan menyebabkan peningkatan tekanan darah dan protein dalam urin.

Beberapa penelitian juga mengungkapkan bahwa bawang putih dapat membantu meningkatkan berat lahir bayi yang ditakdirkan terlalu kecil.

Para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi tablet bawang putih standar selama kehamilan dapat mengurangi kemungkinan komplikasi jenis ini saat lahir.

Mereka menemukan bahwa menambahkan ekstrak bawang putih ke sel-sel plasenta wanita yang cenderung menderita kondisi ini merangsang pertumbuhan.

Selain itu, aktivitas enzim utama yang berkurang pada kehamilan abnormal di mana kondisi ini dapat terjadi meningkat secara signifikan ketika bawang putih ditambahkan.

 

Antiseptik

Bawang putih adalah satu-satunya antibiotik yang benar-benar dapat membunuh bakteri yang menginfeksi dan, pada saat yang sama, melindungi tubuh dari racun yang menyebabkan infeksi. Dalam studi, bawang putih telah ditemukan hampir sama efektifnya dengan penisilin, sementara penelitian terbaru menunjukkan aktivitas serupa dengan antibiotik yang lebih modern yang disebut chloramphenicol, yang digunakan untuk demam tifoid serta konjungtivitis.

Bahkan darah orang yang makan bawang putih dapat membunuh bakteri, dan dilaporkan juga bahwa uap dari bawang putih yang baru saja dipotong dapat membunuh bakteri dari jarak 20cm.

Di masa lalu, bawang putih digunakan untuk mengobati tuberkulosis, sebagai organisme penyerang, mycobacterium tuberculosis, sensitif terhadap beberapa komponen sulfur yang ditemukan dalam bawang putih.

 

Impotensi / Disfungsi Ereksi

Selama berabad-abad, bawang putih telah digunakan oleh penyembuh holistik sebagai afrodisiak karena dianggap meningkatkan pasokan darah ke alat kelamin.

Caranya dengan mengambil segelas susu panas dan tambahkan 3 sendok makan air ke dalam susu.
Selanjutnya, haluskan 5-6 siung bawang putih dan peras air bawang ke dalam gelas susu.
Konsumsi ramuan ini setiap malam, setelah makan malam. selain Susu dapat juga menggunakan madu sebagai campuran.

Penelitian yang lebih baru telah menemukan bahwa enzim yang disebut nitric oxide synthase terutama bertanggung jawab untuk mekanisme ereksi. Studi baru-baru ini menunjukkan bahwa bawang putih dapat merangsang produksi nitric oxide synthase.

 

Kanker

Tbere adalah banyak informasi yang diterbitkan tentang peran bawang putih dalam mencegah kanker. Sebagian besar penelitian saat ini berpusat pada pembentukan senyawa tertentu, setelah allicin, yang paling aktif dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.

Beberapa penelitian terbaru dari AS membuktikan bahwa dengan menyuntikkan dialil disulfida – terbentuk ketika bawang putih dipotong atau dihancurkan – ke dalam aliran darah, tumor dapat dikurangi hingga setengahnya.

Penelitian ini juga menemukan bahwa senyawa lain dalam bawang putih, yang disebut S-Allylcysteine, efektif dalam mencegah agen penyebab kanker dari pengikatan ke sel-sel payudara manusia.

Penelitian lain menemukan bahwa peningkatan asupan bawang putih mengurangi kadar nitrit dalam tubuh dan mengakibatkan lebih sedikit kematian akibat kanker lambung. Juga diketahui bahwa bawang putih dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, yang sangat penting untuk melawan kanker.

 

Bisul perut

Studi medis modern telah menemukan bahwa banyak penyakit – radang lambung, radang borok usus besar, penyakit arteri koroner, penyakit Kaposi

 

Memperkuat sistem kekebalan tubuh

 

Mempercepat proses pemulihan flu dan batuk.

Flu dan batuk yang biasanya disebabkan oleh virus influenza. Bawang Putih Antivirus Alami memberikan efek pengobatan yang signifikan.

Baca Informasi Tanaman Obat Alami Lainnya di SINI

 

Sumber : Berbagai Sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan Halaman Ini.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
error: Content is protected !!
Open chat