Tanaman Obat Seledri, penyedap harum berkhasiat nan kaya gizi.

Tanaman Obat Seledri

Sejak ribuan tahun yang lalu, seledri telah dikenal sebagai tanaman yang bermanfaat pada unsur pengobatan dan penyedap masakan. Tanaman yang dikenal sebagai sayuran daun dan bumbu masakan di Indonesia ini diperkenalkan oleh bangsa Belanda, dimana daunnya digunakan sebagai pewangi dan penyedap sup atau juga sebagai lalapan. Fungsi penyedap tumbuhan sayuran ini adalah kemampuannya untuk digunakan dengan berbagai cara pada proses peningkatan mutu makanan karena rasanya yang asin.

Di Eropa sendiri, tanaman multi manfaat ini, mulai dari
daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan, sementara di Jepang, Cina dan Korea hanya mempergunakan bagian tangkai daun untuk bahan makanan.

Dengan nama latin Apium graveolens Linn var. dulce , Seledri adalah jenis tumbuhan Terna, .yaitu jenis tumbuhan yang batangnya lunak karena tidak membentuk kayu. Begitu dikenalnya tanaman ini di nusantara, hingga namanya tidak berbeda di berbagai daerah, dikenal juga dengan sebutan saladri. seledri. selderi, seleri. sadri, sederi, daun sop, dan daun soh.

Morfologi

  • Akar : Seledri berakar tunggang, yang memiliki serabut akar yang menyebar ke samping dalam radius 5-9 cm dari pangkal batang. Akar berwarna putih kotor ini dapat menembus tanah hingga kedalaman 30cm.
  • Batang : Batang seledri memiliki tinggi kurang dari 1 meter, lunak (tidak berkayu), bentuknya bersegi dan beralur. Cabangnya berjumlah banyak dan berwarna hijau, merupakan tanaman biji berkeping dua atau dikotil serta merupakan tanaman setahun atau dua tahun yang berbentuk semak rumput.
  • Daun : Daun Seledri berbentuk menyirip ganjil dan merupaan daun majemuk, anak daun 3-8 helai, panjang tangkai 1-2 cm, tangkai daun berwarna hijau keputih-putihan dan helaian daun tipis serta rapat. Pangkal dan ujung daun seledri meruncing dengan bagian tepi daun beringgit. Panjang daun sekitar 2-7,5 cm dengan lebar 2-5 cm pertulangan daun menyirip, berwarna hijau muda hingga tua.
  • Bunga dan Buah: Bunga Seledri adalah bunga majemuk berbentuk payung, berjumlah 8-12 bunga kecil berwarna putih, tumbuh di bagian pucuk tanaman tua. Setiap ketiak daun, bisa tumbuh sekitar 3-8 bunga, dan pada ujung tangkai bunga ini membentuk bulatan. Setelah bunga dibuahi, bulatan kecil berwarna hijau akan membentuk buah muda, yang kemudian berubah warna menjadi cokelat muda setelah tua.

Kandungan Kimia

Tumbuhan seledri mengandung berbagai Nutrisi, Vitamin dan Mineral seperti berikut :

Kandungan Seledri
Kandungan Mineral dan Nutrisi Seledri
Sumber

Panasea/Khasiat dan Penggunaan

  • Menurunkan Kolesterol Caranya: Cuci 30 gram akar seledri sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Airnya diminum sekaligus.
  • Menyuburkan Rambut : Cuci 7-10 tangkai daun seledri sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Setelah dikeramas, gosokkan tumbukan daun seledri ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil dipijat ringan. Setelah selesai, bungkus rambut dengan handuk selama kurang lebih 1 jam. Bilas rambut dengan air bersih. Lakukan seminggu sekali.
  • Pengobatan Bronkitis Caranya: Cuci 60 gram seledri segar, 10 gram kulit jeruk mandarin kering, dan 25 gram gula aren hingga bersih. Setelah dipotong-potong, masukkan ke dalam panci email, tambahkan 3 gelas air bersih dan rebus hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, saring dan airnya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore.
  • Menurunkan Tekanan Darah Caranya: Cuci 100 gram seledri seutuhnya sampai bersih, lalu tumbuk hingga halus. Tambahkan 1 cangkir air hangat, lalu disaring. Setelah dingin, bagi untuk dua kali minum, pagi dan siang.
  • Mengatasi Alergi Caranya: Ambil 2 batang seledri, 3 buah wortel ukuran sedang, dan 1 buah umbi bit ukuran sedang, cuci bersih, lalu dijus. Minum jus tersebut sekaligus waktu perut kosong. Lakukan dua kali sehari.
  • Mengurangi Kolik dan Sakit Perut Caranya: Sediakan 60 gram seledri segar, 1 ruas jari tangan jahe merah, dan sepotong gula aren. Rebus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring, airnya diminum sekaligus.
  • Meredakan Batuk Caranya: Cuci 30 gram seledri segar, lalu potong-potong. Rebus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Bila suka, tambahkan madu. Gunakan ramuan ini untuk dua kali minum, pagi dan sore.
  • Mengatasi Mata Kering Caranya: Makan daun seledri sebagai lalap segar. Lakukan setiap hari.
  • Mengobati Rematik Caranya: Cuci 30-40 lembar daun seledri, lalu siram dengan air panas. Makan sebagai lalapan. Lakukan dua kali sehari.
  • Hidrasi Kulit
    Seledri yang memiliki batang besar tinggi terkandung air hingga 95 persen. Minum jus seledri mampu menghidrasi tubuh, termasuk kulit. Sel kulit terhidrasi sehingga kulit bakal jauh dari tanda penuaan mencakup keriput dan garis-garis halus
  • Sumber
Tanaman Obat  Alami Seledri
Seledri Tanaman Multi Manfaat

Tanaman seledri secara umum aman digunakan, dengan catatan perhatikanlah aturan penggunaan seledri saat digunakan sebagai suplemen seperti :

  • Hindari menggunakan produk seledri pada anak-anak, selain untuk diolah sebagai makanan.
  • Penggunaan seledri dalam jumlah yang berlebihan bisa membuat rahim berkontraksi dan menyebabkan keguguran, karenanya hindari penggunaan suplemen seledri pada wanita hamil dan menyusui.

Bagikan ke Sosial Anda
  • 13
    Shares